Jumat, 14 Februari 2020

Hubungan Terlarang Tanteku Pt 3


Esok hari nya aku terbangun dari tidur ku dan aku mengalami mimpi basah, aku cepat-cepat mengganti dalaman ku dan pura-pura tidak terjadi apa-apa.pada sore hari saat aku sedang bermain game Tante ku masuk ke kamar ku dan bertanya, aku kira dia akan bertanya tentang apa yang aku lakukan semalam kepadanya tapi dia menanyakan ini “kamu sudah bermimpi basah?” kemudian aku menjawab “iya” Tanteku tersenyum dan keluar kamar ku, aku hanya bingung dan melanjutkan game ku.

Malam hari aku mendengar kembali suara Tanteku dan Pamanku melakukan seperti yang waktu itu mereka lakukan, aku penasaran dan mengintip lagi.Tanteku nampaknya melihat ke arah ku tapi dia tidak bereaksi dan melanjutkan nya, tidak lama aku kembali ke kamar tiba-tiba Tanteku datang dan berkata “apa kamu menyukai nya ?” , “apa maksud nya?” aku menjawab, “Tante tadi melihat kamu kok, tidak apa-apa jujur saja” , kemudian Tante ku tiba-tiba meraba ke arah bawah badan ku dan aku tidak dapat mengontrol nya.
Kemudian saat tak kusadari tangan nya sudah masuk ke arah kedalaman ku, aku hanya pasrah dan tidak bisa bergerak, sehabis memasukan tangan nya Tante ku tiba-tiba menurunkan celana dan dalaman ku, dia memainkan tangan turun dan naik di kelamin ku entah kenapa aku tak bisa bereaksi padahal aku selalu menginginkan ini, hangat nya mulut Tante ku membuat sekujur tubuh ku merinding .
Sehabis menghangatkan tubuh ku Tante ku langsung kembali ke kamar nya, aku merasa belum puas karena aku pun tidak sampai ejakulasi, sepanjang malam aku memikir kan nya sampai aku terlelap dan melupakan nya. Pagi aku bangun tidak lupa untuk login ke dalam game favoritku, setelah login aku keluar kamar untuk mandi selama di wc aku memikirkan kembali apa yang Tante ku lakukan kepada ku semalam, aku sudah selesai mandi dan saat aku keluar kamar mandi aku melihat Tante ku sedang bersih-bersih, aku tidak berani menatap matanya karena sangat canggung karena semalam bersama nya.
selama memerhatikan nya diam-diam dari kejauhan saat ia bersih-bersih…


Previous Post
Next Post

0 komentar: